ZOE Production

Nama alamat nomor telephone dan Whatsupp

Showing posts with label Script. Show all posts
Showing posts with label Script. Show all posts

Tuesday, October 18, 2022

 

suara parlemen

 

Berikut ini, kami akan memberikan mengenai bagaimana cara membuat konsep acara yang kreatif dan menarik sehingga akan dapat menarik banyak pengunjung dan tentunya calon sponsor untuk ikut berkontribusi ke dalam acara tersebut.

Agar suatu acara dapat terlihat kreatif dan menarik, banyak hal yang bisa anda lakukan, dan bahkan tidak selalu dengan membuat suatu acara menjadi unik alias belum pernah dilakukan sebelumnya oleh siapapun.

Yang terpenting di sini adalah anda harus memastikan acara tersebut akan meninggalkan kesan yang mendalam dan menyenangkan bagi mereka yang berpartisipasi, baik sebagai pengunjung, peserta, pengisi acara, ataupun penyandang dana dan sponsor.

Dengan membuat suatu acara yang berkesan, tentunya akan menghasilkan suatu pengalaman tersendiri dan akan membuat acara anda terlihat semakin menarik, dan bahkan kreatif, sehingga akan terus dibicarakan oleh semua orang.

Lalu, bagaimana cara membuat acara yang berkesan, menarik, dan bahkan kreatif tersebut ?

Tentunya kesemuanya akan dimulai dari penyusunan konsep acara yang matang, menarik, tetapi akan tetap masuk akal untuk dilaksanakan, dan akan dapat mengundang minat dan ketertarikan, baik dari para sponsor, calon pengunjung, atau calon peserta.

Cara Membuat Konsep Acara yang Kreatif dan Menarik


Ada beberapa tahapan yang bisa anda coba lakukan pada saat menyusun konsep acara, yang apabila anda terapkan maka diharapkan akan dapat membantu anda menbuat suatu konsep acara yang kreatif dan menarik, yang akan kami jelaskan berikut ini:

.
 Cari Referensi Sebanyak-banyaknya

Pertama-tama yang perlu anda lakukan dalam membuat konsep acara yang menarik adalah dengan cara mencari referensi acara lain sebanyak-banyaknya, terutama yang sesuai dengan event yang akan anda buat.

Ini berguna untuk memancing ide kreatif anda sendiri, karena dengan melihat berbagai referensi acara, bisa jadi anda akan terpikirkan suatu ide baru, ataupun hasil percampuran dari referensi-referensi tersebut.

2. Pelajari Studi Kasus dari Acara yang Pernah Ada

Tidak hanya melihat referensi dari luarnya saja, anda juga harus membedah setiap acara yang anda ambil sebagai contoh, dan mencoba mengupas apa saja yang dibutuhkan guna acara tersebut berjalan dengan baik.

Dengan begitu anda jadi lebih memahami apakah acara yang serupa juga bisa anda lakukan atau tidak, dan kalau tidak mungkin dilakukan, apa kira-kira alternatif yang bisa anda coba.

Pahami juga siapa yang mensponsori acara tersebut, dari industri apa, siapa target pengunjungnya, berapa harga tiket masuknya, di mana lokasinya, apa kendala yang kira-kira mereka hadapi, dan lain sebagainya.

3. Menyusun Konsep Awal

Langkah selanjutnya adalah mencoba membuat draft kasar dari konsep yang ingin anda ajukan setelah melihat dan mengamati contoh kasus yang pernah ada, tanpa harus membutuhkan data yang valid.

Buatlah konsep awal yang hanya berisikan elemen-elemen nya saja tanpa harus ada perumusan rencana anggarannya seperti apa, guna membantu anda membentuk suatu kerangka dasar dari konsep acara tersebut.

4. Buang Elemen yang Tidak Perlu

Setelah konsep awal jadi, selanjutnya anda harus memilah dan membuang elemen-elemen yang sekiranya tidak diperlukan, baik karena anda angap akan sulit dilaksanakan, atau yang anda anggap hanya akan menjadikan biaya semakin bengkak, atau faktor-faktor lainnya.

Yang dimaksud elemen di sini bisa dari beragam hal, misalnya konsep desain panggung, gimmick dari acara, pengisi acara, spesifikasi sound system dan lighting, atau hal apapun yang anda masukkan ke dalam konsep awal tersebut.

5. Buat Daftar Vendor yang Terkait dan Cari Harga

Setelah anda membuang elemen-elemen yang tidak perlu, langkah selanjutnya anda sudah bisa untuk mulai survei harga dan juga vendor, dan membuat daftar lengkapnya sehingga apabila konsep anda nantinya berjalan, anda sudah tidak perlu repot lagi mencari-cari.

Ini juga berguna untuk mengantisipaso apabila kesiapan anda dipertanyakan oleh atasan, ataupun calon sponsor atau pemberi dana, karena anda bisa mengajukan daftar vendor tersebut supaya mereka juga memahami berapa besar anggaran yang anda butuhkan dan juga kemungkinan suatu elemen bisa terlaksana atau tidak.

6. Menyusun Tim yang Kompeten

Walaupun masih tahap konsep, anda juga sebaiknya sudah mulai menyusun siapa-siapa saja yang sekiranya akan anda masukkan ke dalam tim inti pelaksana acara tersebut, dan lebih baik lagi apabila anda dapat mengkonfirmasi kesediaan mereka.

Memilih seseorang yang tepat untuk suatu posisi bisa akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas pekerjaan anda nantinya pada saat mempersiapkan suatu acara, dan juga dapat menambah kredibilitas anda apabila orang tersebut sudah memiliki reputasi.

7. Brainstorming dengan Tim

Setelah tim terbentuk, ada baiknya anda diskusikan lagi mengenai konsep acara yang akan anda ajukan, dan mencoba mendapatkan feedback dari masing-masing anggota tim pelaksana yang anda tunjuk tersebut.

Perlu dicatat bahwa tidak serta merta usulan mereka harus anda terapkan, melainkan anda harus mempertimbangkan dengan matang apakah usulan ang diberikan benar-benar memberikan manfaat yang signifikan atau tidak.

8. Menyusun Daftar Sponsor

Setelah konsep telah anda susun dan dimatangkan, maka tahapan selanjutnya dalam cara membuat konsep acara adalah menyusun daftar nama-nama sponsor yang sekiranya akan memiliki peluang terbaik untuk mendanai acara yang akan anda laksanakan tersebut.

Pastikan calon sponsor yang anda kumpulkan memiliki target audiens yang serupa dengan target pengunjung acara anda, atau pun sesuai dengan tema kegiatan, industri yang anda sasar, atau apa saja yang sekiranya akan dapat memberikan manfaat bagi para calon sponsor tersebut.

9. Menyusun Proposal yang Menarik

Apabila konsep telah matang, tim telah siap, daftar vendor dan sponsor juga telah anda buat, maka tahapan selanjutnya adalah menyusun proposal yang menarik bagi para calon sponsor serta pemberi dana.

Isi proposal biasanya berupa paket-paket sponsorship yang berisikan imbal balik apa saja yang akan diterima calon sponsor apabila tertarik untuk mendanai acara, misalnya penempatan logo sponsor pada spanduk, brosur, penyediaan booth di lokasi acara, dan lain sebagainya.

10. Buat Survei

Untuk semakin memantapkan persiapan, anda juga bisa mencoba membuat survey kepada para calon pengunjung atau calon partisipan dalam konsep acara yang anda buat, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar acara tersebut menarik minat mereka.

Karena, semenarik dan sekreatif apapun konsep acara yang anda buat menurut anda dan tim, apabila ternyata tidak dianggap cukup menarik oleh calon pengunjung atau partisipan yang anda targetkan tentunya akan percuma dan hanya akan membuang waktu serta biaya saja.

11. Kaji Ulang Konsep Acara

Anda juga perlu mengkaji ulang konsep acara meskipun telah banyak anda revisi dan hilangkan berbagai elemen di dalamnya, guna memastikan apakah ada hal-hal yang masih terlewat atau bahkan bisa ditambahkan ke dalamnya.

Tetapi anda juga harus tahu kapan waktunya anda berhenti mengkaji ulang, karena dikhawatirkan apabila telalu sering anda kaji, bisa jadi akan terlalu banyak tambahan yang membuat konsep acara melenceng terlalu jauh dari tujuan awalnya.

Tips Mendapatkan Sponsor



Setelah konsep selesai anda susun, tentunya anda harus mulai bergerak mencari sponsor atau pemberi dana untuk acara yang ingin anda buat tersebut, dan bisa dibilang ini merupakan tahapan yang paling sering menemui kendala.

Mulai dari membuat janji temu dengan perwakilan dari calon sponsor yang sulit, lalu banyak juga sponsor yang tidak tertarik untuk memberikan dana tetapi hanya ingin menyumbangkan produk mereka dengan imbalan setara dengan sponsor pemberi dana, hingga lamanya waktu yang dibutuhkan untuk pencairan dana tersebut.

Karenanya, kami akan memberikan beberapa tips yang bisa anda coba untuk mendapatkan sponsor, sehingga diharapkan akan mempermudah anda pada saat memasuki tahapan yang satu ini dan acraa akan berjalan dengan lancar.

Beberapa tips tersebut antara lain adalah:

1.   Pastikan sponsor memiliki target pelanggan yang sama dengan target pengunjung atau partisipan dari acara anda,

2.   Buat deadline untuk anda mencari sponsor, dan jangan terlalu mepet dengan hari H dari acara tersebut,

3.   Tentukan target berapa minimal dana yang harus anda dapatkan dari sponsor,

4.   Bersikap profesional pada saat berkomunikasi dengan calon sponsor,

5.   Rancang proposal semenarik mungkin, baik dari segi desain maupun dari segi paket sponsorship yang anda tawarkan,

6.   Tetap semangat dan jangan mudah putus asa, karena sangat lumrah untuk sponsor tidak merespons anda ataupun menolak proposal anda, sehingga anda sebaiknya segera beralih ke calon sponsor selanjutnya.

7.   Apabila sponsor mengajukan barter produk, jangan langsung ditolak, karena bisa jadi anda bisa menggunakan produk mereka untuk menambah nilai acara anda.

Dengan mencoba menjalankna beberapa tips tersebut, kami harapkan usaha anda untuk mendapatkan sponsor akan lebih membuahkan hasil sehingga konsep acara yang anda ingin selenggarakan bisa berjalan dengan aman, lancar, serta tidak kekurangan dana.

Kesimpulan


Membuat konsep acara yang kreatif dan menarik memang tidaklah mudah, karena membutuhkan pengalaman serta pengetahuan yang luas dari anda tentang jenis acara yang ingin anda selenggarakan tersebut.

Akan tetapi hal tersebut bukannya tidak mungkin, karena dengan melakukan langkah-langkah yang tepat, anda bisa menyusun suatu konsep acara yang akan mendatangkan banyak pengunjung serta menarik minat dari para calon sponsor sebagai pemberi dana.

Intinya adalah dengan tidak berhenti belajar dari acara-acara yang pernah digelar, memastikan acara tersebut mungkin untuk dilakukan, serta tidak malas untuk selalu merevisi dan mengkaji ulang, serta mau beradaptasi apabila pada kenyataannya konsep acara yang anda inginkan tidak bisa terwujud 100% pada saat pelaksanaannya di lapangan.

Kami harapkan panduan mengenai cara membuat konsep acara yang kami berikan ini akan dapat membantu anda merealisasikan konsep yang telah anda buat secara matang sehingga bisa mendatangkan keuntungan dan juga memberikan kepuasan serta kebangganan pribadi bagi diri anda sendiri.

 

Wednesday, January 29, 2020

https://www.youtube.com/watch?v=ZJvsPP0ONeY

7 Tahap Cara Membuat Video Company Profile Yang Efektif

Untuk anda yang mempunyai usaha baik besar maupun kecil tentu sangat ingin jika usahanya berkembang dengan pesat dan menghasilkan pendapatan yang melimpah. Selain mempunyai produk unggulan, faktor yang sangat penting dalam menjalankan bisnis atau usaha adalah promosi.
Kenapa promosi?
Begini, coba bayangkan jika anda akan berjualan produk fashion dan aksesoris. Untuk memperkenalkan produk anda kepada calon calon pembeli anda mutlak harus melalukan promosi. Karena dengan berpromosi maka calon customer mengetahui keunggulan produk yang akan dibeli. 

Lalu, apa hubungannya dengan video company profile?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa orang lebih suka menonton daripada membaca, kenapa? Karena mungkin  dengan menonton orang merasa lebih terhibur. 

Inilah pointnya kenapa perlu membuat company profile dalam bentuk video. Melalui video inilah anda dapat menyampaikan visi dan misi serta ide ide anda kepada calon customer atau calon klien anda. Video company profile dapat dibuat dengan berbagai design dan tampilan yang disesuaikan dengan karakteristik dan jenis bisnis atau usaha anda.

Durasi video company profile sebaiknya tidak  terlalu lama sekitar 3-7 menit saja. Durasi yang terlalu lama akan terasa membosankan bagi yang melihatnya. Untuk mengatasinya cobalah membuat point point penting keunggulan atau hal yang akan menjadi ciri khas dari bisnis anda.

Tahapan membuat video company profile
Berikut ini tahapan selengkapnya dalam membuat video company profile 

1. Membuat Storyline


Storyline adalah inti dari sebuah naskah yang diambil dari gagasan utama tersebut yang dibuat seperti alur cerita. Secara sederhana storyline dapat dikatakan sebagai rangkaian cerita sebuah video dari awal hingga akhir dalam bentuk point cerita

2. Membuat Storyboard


Storyboard adalah visualisasi dari storyline yang berupa rangkaian gambar gambar sketsa yang menggambarkan secara utuh sebuah proyek video seperti TVC / iklan televisi, company profile, dll. Dahulu storyboard dibuat dalam sketsa hitam putih, namun seiring perkembangan jaman sekarang banyak orang yang membuat storyboard sudah full color bahkan ada yang membuat storyboard dalam bentuk animasi untuk lebih memperjelas hasil akhir dari sebuah proyek video.

3. Membuat Budget Produksi


Langkah selanjutnya adalah membuat budget produksi. Tahap inilah yang paling penting karena semua yang terlibat dalam produksi harus tercantum dan tidak boleh terlewat satupun. Budget produksi ini dapat dikelompokan sebagai berikut : 
  • Pra produksi
    • Biaya survey dan riset
    • Biaya pembuatan storyboard
  • Produksi
    • Biaya talent atau cast
    • Biaya peralatan
    • Biaya kru
    • Biaya akomodasi dan transportasi
    • Biaya meal
    • Biaya lain lain dan tak terduga
  • Paska produksi
    • Biaya editing berikut revisi
    • Biaya pembuatan jingle

4. Shooting Days

Pada tahap shooting ada beberapa point penting yang sebaiknya jangan diabaikan karena akan berpengaruh terhadap hasil produksi video, antara lain continuity  dari setiap scene yang ada dalam storyboard, audio testimoni, angle dari reka adegan dan lighting. Ada baiknya shooting company profile lebih dari 1 hari, minimal 2 hari atau idealnya 3 hari kerja. Untuk 2 hari shooting dapat dipakai 1 hari untuk shooting testimoni dan 1 hari lagi untuk shooting stock shoot. Sebelum shooting berakhir sebaiknya lakukan cek ulang scene yang telah selesai untuk menghindari kekurangan stock atau gambar rusak. 

5. Editing


Editing sebuah proyek video dapat diibaratkan sebagai sebuah tahap untuk menyempurnakan dan menjahit scene menjadi sebuah video yang utuh sesuai dengan storyboard. Untuk menjalankan editing dapat menggunakan software editing yang banyak tersedia seperti : Final Cut Pro, Adobe Premiere, Edius, Corel Video Studio, dll.  

6. Revisi


Setelah proses editing selesai, bukan berarti rangkaian pembuatan video selesai. Masih ada tahap revisi yang berarti kita harus menunggu apakah video yang kita buat sudah sesuai dengan kemauan klien atau belum dan apabila hasil editing tersebut di revisi maka revisi yang akan dilakukan sebaiknya sudah disepakati bersama antara pihak produksi dan pihak klien tentang berapa kali revisi, maksimal revisi biasanya 2 kali. 

7. Done


Akhirnya inilah tahap terakhir yang ditunggu tunggu dari sebuah proyek pembuatan video company profile. Setelah dinyatakan Done! atau selesai maka berakhir rangkaian pembuatan video company profile tersebut.

Demikian artikel tentang pembuatan video company profile semoga berguna untuk semua. Jika ada pembaca yang ingin membuat video company profile silahkan menghubungi saya di email lambanghadisukonco@gmail.com atau telepon di 0818179233
Copyright zOe Production. Powered by Blogger.

Contact Us

Name

Email *

Message *

Lighting, editing